Album Kompilasi Anti Korupsi, 'Frekuensi Penangkap Tikus', Akan Dirilis dalam Format CD
Jakarta - Setelah dirilis dalam format digital unduh bebas pada awal Desember 2012 lalu, album kompilasi anti korupsi bertajuk Frekuensi Penangkap Tikus akan dikeluarkan dalam bentuk fisik, tepatnya format CD, pada Maret mendatang.
Sejak diluncurkan melalui situs BeraniJujur.net, album tersebut sudah didengarkan sebanyak 340 ribu kali. Untuk perilisan CD, demajors akan bertindak sebagai distributornya. Sementara itu, Harlan Boer dan Taufiq Rahman menduduki kursi produser. Harlan juga mengisi album kompilasi ini lewat lagu “Suap-suap”.
Frekuensi Penangkap Tikus berhasil menyeruak ke permukaan berkat kerja sama Indonesian Corruption Watch dengan sepuluh artis independen yang menyumbangkan lagu mereka untuk album kompilasi tersebut.
Album ini bertujuan untuk menyebarkan gerakan anti korupsi kepada masyarakat melalui musik, yang dianggap sebagai bahasa universal paling mudah diterima. Album ini mendapat sponsor donor murni dari sumbangan masyarakat Indonesia yang menjadi donatur Indonesian Corruption Watch.
Frekuensi Penangkap Tikus diisi oleh nama-nama yang tidak sembarangan, yaitu Morfem, Navicula, Eyefeelsix dengan bintang tamu Morgue Vanguard, Risky Summerbee and the Honeythief, Harlan, Zeke Khaseli, Sajama Cut, hingga Adrian Yunan Faisal yang merupakan bassist Efek Rumah Kaca.
Morgue Vanguard, bernama asli Herry Sutresna dan merupakan jenius lirik yang sempat memperkuat Homicide, juga bertindak sebagai perancang sampul album ini. Ia menggabungkan perangkap tikus dengan alat musik analog demi menginterpretasikan album ini secara visual.
Selain itu, ia juga turut serta sebagai MC tamu pada lagu berjudul “Mimpi Basah Pembangkang Sipil” yang ditampilkan oleh Eyefeelsix.
Susunan lagu Frekuensi Penangkap Tikus dalam bentuk CD tidak berbeda dengan versi digitalnya, yaitu:
Adrian – “Di Sekolah-sekolah”
Morfem – “Kami Bosan Jadi Negara Dunia Ketiga”
Harlan – “Suap-suap”
Iksan Skuter – “Partai Anjing”
Risky Summerbee and the Honeythief – “Subterfuge”
Eyefeelsix feat. Morgue Vanguard – “Mimpi Basah Pembangkang Sipil”
Navicula – “Mafia Hukum”
Simponi – “Vonis”
Zeke Khaseli – “Julius Alpha”
Sajama Cut – “Kings and Barbarians”
Sumber : http://rollingstone.co.id/read/2013/02/20/160255/2175230/1093/album-kompilasi-anti-korupsi-frekuensi-penangkap-tikus-akan-dirilis-dalam-format-cd
Sejak diluncurkan melalui situs BeraniJujur.net, album tersebut sudah didengarkan sebanyak 340 ribu kali. Untuk perilisan CD, demajors akan bertindak sebagai distributornya. Sementara itu, Harlan Boer dan Taufiq Rahman menduduki kursi produser. Harlan juga mengisi album kompilasi ini lewat lagu “Suap-suap”.
Frekuensi Penangkap Tikus berhasil menyeruak ke permukaan berkat kerja sama Indonesian Corruption Watch dengan sepuluh artis independen yang menyumbangkan lagu mereka untuk album kompilasi tersebut.
Album ini bertujuan untuk menyebarkan gerakan anti korupsi kepada masyarakat melalui musik, yang dianggap sebagai bahasa universal paling mudah diterima. Album ini mendapat sponsor donor murni dari sumbangan masyarakat Indonesia yang menjadi donatur Indonesian Corruption Watch.
Frekuensi Penangkap Tikus diisi oleh nama-nama yang tidak sembarangan, yaitu Morfem, Navicula, Eyefeelsix dengan bintang tamu Morgue Vanguard, Risky Summerbee and the Honeythief, Harlan, Zeke Khaseli, Sajama Cut, hingga Adrian Yunan Faisal yang merupakan bassist Efek Rumah Kaca.
Morgue Vanguard, bernama asli Herry Sutresna dan merupakan jenius lirik yang sempat memperkuat Homicide, juga bertindak sebagai perancang sampul album ini. Ia menggabungkan perangkap tikus dengan alat musik analog demi menginterpretasikan album ini secara visual.
Selain itu, ia juga turut serta sebagai MC tamu pada lagu berjudul “Mimpi Basah Pembangkang Sipil” yang ditampilkan oleh Eyefeelsix.
Susunan lagu Frekuensi Penangkap Tikus dalam bentuk CD tidak berbeda dengan versi digitalnya, yaitu:
Adrian – “Di Sekolah-sekolah”
Morfem – “Kami Bosan Jadi Negara Dunia Ketiga”
Harlan – “Suap-suap”
Iksan Skuter – “Partai Anjing”
Risky Summerbee and the Honeythief – “Subterfuge”
Eyefeelsix feat. Morgue Vanguard – “Mimpi Basah Pembangkang Sipil”
Navicula – “Mafia Hukum”
Simponi – “Vonis”
Zeke Khaseli – “Julius Alpha”
Sajama Cut – “Kings and Barbarians”
Sumber : http://rollingstone.co.id/read/2013/02/20/160255/2175230/1093/album-kompilasi-anti-korupsi-frekuensi-penangkap-tikus-akan-dirilis-dalam-format-cd
